Ada harga yang mesti dibayar untuk mempertahankan kekayaan, kejayaan.
Kadang-kadang bayarannya adalah terputusnya tali kasih di antara orang yang saling mengasih, tetapi apa mau dikata ? Hidup itu memilih, pilihan. Mau manisnya ? Maka pahitnya tidak bisa ditinggalkan.
Ini film kekinian, karenanya semua itu tentang citra, membangun dunia yang maya, di dunia maya dan ujiannya adalah ujian kekinian, seperti adanya orang2 yang ingin numpang beken (baca mendapat follower banyak), ada yang ingin menjatuhkan (mengurangi follower lawan) dan kesemua itu dilakukan dari gadgetnya masing-masing, di genggamannya.
Ada yang mengejutkan di ujung cerita bahwa apa yang dipertaruhkan di dunia maya itu ternyata berakibat ke dunia nyata. Nah, lo, bisa gitu ya ? Bahkan si tokoh cerita itu kebingungan sendiri. Di mana dunia yang sebenarnya itu ?
Keren. Film Belanda, Netflix,
No comments:
Post a Comment